Karantina Pertanian Sorong Musnahkan Benih Impor Tak Berdokumen

Sorong– Sebanyak 1 paket pos berisi 5 bungkus benih bunga asal Belanda dimusnahkan Karantina Pertanian pada Kamis 23 September 2021. Pemusnahan dilakukan lantaran paket benih tersebut tidak memiliki dokumen karantina atau Phtyosanitari Certificate dari negara asalnya. Paket pos tersebut sebelumnya ditahan oleh pejabat karantina wilayah kerja kantor pos bersama dengan Bea Cukai.Kepala Karantina Pertanian Sorong, I Wayan Kertanegara mengungkapkan bahwa pemasukan benih- benih melalui kantor pos ini kerap terjadi, baik dari kiriman pribadi maupun belanja daring. Benih merupakan media pembawa berisiko tinggi karena tujuannya untuk ditanam sehingga perlu disertai Phytosanitari Certificate (PC) dari negara asal sebagai jaminan bahwa benih tersebut bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina ( OPTK) sesuai dengan Undang – undang No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Ikan, Hewan dan Tumbuhan.” Meski jumlahnya sedikit, namun karena tujuannya untuk ditanam maka risikonya sangat tinggi. Jika benih yang masuk ternyata membawa penyakit , maka dapat menyebar masuk serta menjadi ancaman bagi pertanaman yang ada di Indonesia. Biaya untuk pengendalian hama penyakit yang sudah terlanjur masuk pun tidak kecil. Oleh karena itu sangat penting bagi kami untuk lakukan pengawasan terhadap peredaran benih impor seperti ini. Tentunya kami berharap dapat terus bersinergi dengan berbagai instansi dalam menjaga serta mencegah masuknya dan menyebarnya OPTK dan HPHK ke wilayah Indonesia terutama Papua Barat ” papar I WayanKegiatan pemusnahan yang berlangsung sekitar 1 jam ini turut dihadiri oleh saksi – saksi dari kantor pos Sorong, Bea Cukai, Kepolisian Bandara DEO, Koramil VII/01 Sorong, POM AL serta POM AD. (Lin/21).

Leave a Reply

Your email address will not be published.