Pemantauan HPHK 2021 Berlanjut di Kota Senja Indah Kaimana

Kaimana– Kegiatan pemantauan Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) tahun anggaran 2021 masih terus berjalan untuk semester pertama. Kali ini Tim Pemantauan HPHK melakukan monitoring dan pengambilan sampel darah sapi di Kabupaten Kaimana. Kegiatan pemantauan berlangsung selama tiga hari terhitung dari tanggal 23 sampai 25 Juni 2021 dengan turut menggandeng Dinas Pertanian dan Peternakan setempat.

Target pemantauan HPHK tahun ini adalah penyakit Brucellosis terutama pada ternak sapi. Brucellosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Brucella dan dapat menyerang domba, kambing, sapi, babi, kuda dan anjing. Brucellosis terutama menimbulkan penyakit reproduksi pada hewan. Penyakit ini juga bersifat zoonosis. Manusia dapat terinfeksi brucellosis secara oral jika mengonsumsi susu mentah atau produk susu yang tidak dipasteurisasi yang mengandung bakteri Brucella. Kontak langsung atau paparan aerosol oleh cairan hewan yang terinfeksi juga dapat menyebabkan penularan. Kegiatan pemantauan menjadi salah satu upaya Badan karantina Pertanian untuk dapat memetakan sebaran penyakit hewan sehingga dapat menjadi dasar dalam pengambilan tindakan perkarantinaan.

Titik lokasi pengambilan sampel di kabupaten Kaimana sebagian besar dilakukan di daerah Kroy dengan jumlah total sapi yang diambil sampel darahnya pada kegiatan di hari kedua adalah sebanyak 16 ekor dari 30 target. Sampel darah tersebut nantinya akan diuji di laboratorium Karantina Pertanian Sorong. Uji lanjutan CFT akan dilakukan di BBVET Maros jika sampel darah menunjukkan hasil positif Brucellosis (Lin/21).

Leave a Reply

Your email address will not be published.