Sering Dibuang, Olahan Daging Buah Pala Dilirik Sebagai Komoditas Ekspor

Siapa yang tidak kenal dengan buah pala? Buah satu ini menjadi komoditas perdagangan sejak masa Romawi karena memiliki nilai yang sangat tinggi dibanding rempah lainnya. Di beberapa daerah penghasil buah pala, sering menjadikan daging buah pala sebagai limbah setelah diambil biji dan fulinya.

Biji dan fuli digunakan sebagai rempah-rempah, daging buah pala kini sudah banyak diolah menjadi produk pangan seperti manisan, jeli dan minuman.

Oleh kelompok masyarakat yang dibina langsung oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Fakfak, pengolahan daging buah pala sebagai minuman bukan hanya memenuhi permintaan lokal lagi, namun dipersiapkan sebagai produk ekspor di kemudian hari.

Fakfak (21/11) – Karantina Pertanian Sorong hadir untuk mendorong kelompok masyarakat untuk tetap berproduksi di masa pandemi ini. Selain memberikan sosialisasi secara langsung, Kepala Karantina Pertanian Sorong, drh. I Wayan Kertanegara, M. Pt turut mendampingi kelompok masyarakat dari awal produksi hingga ke tahap pengemasan.

“Produksi daging buah pala selain bernilai ekonomis juga memiliki khasiat yang sangat banyak bagi tubuh manusia, kami siap mendampingi kelompok masyarakat untuk menjadikan produk olahan daging buah pala sebagai komoditas ekspor, “ujar Kertanegara, saat melakukan pendampingan.

Selain mendatangi rumah produksi daging buah pala, Kertanegara juga turun langsung ke area perkebunan pala yang tersebar secara homogen di Kabupaten Fakfak.

They bashed the brains out of the babies and threw them into the river with their mothers and burnt the lot. Special Grandma to James. cialispascherfr24.com Dear sister of Margaret Pearson.

Leave a Reply

Your email address will not be published.