Chihuahua Akhirnya Ditolak Ke Jakarta

Sorong–Beberapa petugas Karantina Pertanian tampak sibuk di sekitar area kargo bandara pada Rabu pagi (25/09). Kehadiran para petugas Karantina adalah untuk mengawal kedua ekor anak anjing jenis Chihuahua yang ditolak ke Jakarta via kargo bandara DEO Sorong pasca ditahan sejak 14 September lalu.

Kepala Subseksi Pelayanan Karantina Pertanian, Sulistiyawati menyampaikan bahwa sebelumnya penahanan dilakukan terkait larangan pemasukan hewan pembawa rabies (HPR) seperti anjing, kucing atau kera ke wilayah Papua Barat.

” Anak – anak anjing ini beberapa waktu lalu kami tahan karena masuk ke wilayah Sorong melalui Pelabuhan Laut Sorong. Perlu diketahui bahwa hewan pembawa rabies (HPR) seperti anjing, kucing dan kera sampai saat ini masih dilarang pemasukannya ke wilayah Papua Barat. Hal ini mengacu pada Instruksi Gubernur Papua Barat no. 25 Tahun 2015. Setelah kami tahan pemilik anjing kami berikan waktu untuk mengembalikan ke daerah asal” papar Sulis.

Sulis mengatakan bahwa pemilik anjing cukup kooperatif dan bersedia mengembalikan kembali anak-anak anjing ini ke daerah asalnya sehingga Petugas Karantina Pertanian pun langsung merespon.

SobatQ, mari terus pertahanankan Papua dan Papua Barat agar tetap bebas dari rabies dengan tidak melalulintaskan hewan penular rabies seperti anjing, kucing, kera dan sebangsanya (LIN/19).

Leave a Reply

Your email address will not be published.