Bersinergi Jaga Kelestarian Alam Melalui Kegiatan Pelepasan Satwa Liar

Sorong (16/08) Bertempat di Taman Wisata Alam Sorong, dilakukan kegiatan pelepasliaran satwa yang dilindungi. Acara yang digelar oleh Balai Besar Konservasi Alam (BKSDA) Papua Barat tersebut merupakan salah satu upaya mengintroduksi satwa – satwa hasil patroli dan satwa yang diserahkan kembali oleh masyarakat secara sukarela. Kegiatan pelepasan liar ini juga dilakukan dalam rangka memperingati HUT RI serta Hari Konservasi Alam Nasional 2019.

Dalam kegiatan ini BKSDA merilis 13 ekor burung yang dilindungi diantaranya Kakatua Jambul Kuning (Cacatua galerita) sebanyak 3 ekor, Nuri Kepala Merah ( Lorius lory) sebanyak 2 ekor, 1 ekor Nuri Bayan (Eclectus roratus) dan 7 ekor Perkici Pelangi (Trichoglossus haematodus).

Kepala Karantina Pertanian Sorong, I Wayan Kertanegara yang turut hadir dalam kegiatan pelepasliaran itu menyampaikan apresiasi serta dukungan kepada BKSDA dalam menjaga kelestarian alam.

” Kerjasama Karantina Pertanian dengann BKSDA telah terjalin lama. Selama ini jika kami mendapati adanya lalu lintas hewan dilindungi, kami pasti berkoordinasi dengan pihak BKSDA. Jika ada kegiatan lepas liar seperti ini juga kami dilibatkan. Tentunya kita akan terus bersinergi menjaga negeri serta kelestarian dan kekayaan alam ” papar I Wayan ketika ditemui seusai acara.

Menjaga kelestarian alam perlu dukungan semua pihak. Mari bersama menjaga sumber daya alam kita. Harta warisan bagi anak cucu kelak.

Jika bukan kita, lalu siapa lagi?

Setuju?

Leave a Reply

Your email address will not be published.