Tak Penuhi Syarat Pemasukan, Bibit Pisang Dimusnahkan

Tak Penuhi Syarat Pemasukan, Bibit Pisang Dimusnahkan

Penyakit Layu pisang merupakan salah satu fokus pengawasan petugas karantina. Ada beberapa syarat pemasukan bibit pisang ke wilayah Papua yang perlu dipenuhi. Ketika syarat pemasukan tidak dilengkapi, maka petugas Karantina Pertanian dapat menahan dan selanjutnya melakukan pemusnahan.

Sorong (30/11) Petugas Karantina Sorong musnahkan 5 batang bibit pisang asal Bitung. Bibit pisang yang masuk melalui pelabuhan laut Sorong tersebut sebelumnya ditahan petugas pada 15 Oktober lalu karena tidak disertai sertifikat kesehatan dari daerah asal.

Menurut Koordinator Fungsional Karantina Tumbuhan, Ega Megananda, S.P. selain tidak disertai sertifikat kesehatan, penahanan juga terkait adanya instruksi Gubernur Papua.

” Sebelumnya dilakukan penahanan selain karena ketiadaan sertifikat kesehatan, juga terkait adanya instruksi Gubernur Papua No.3 /INSTR-GU/Tahun 2000 tentang peredaran benih tanaman pisang” ujar Ega.

Lebih lanjut Ega menjelaskan bahwa Instruksi Gubernur tersebut merupakan salah satu upaya melindungi Papua dari penyebaran penyakit layu pisang. Karantina Sorong turut mendukung upaya tersebut.

” Berdasarkan instruksi Gubernur, bibit pisang juga harus dilengkapi label asal pembibitan dan rekomendasi dinas” lanjut Ega

Kegiatan pemusnahan yang dilakukan di incinerator Instalasi Karantina Pertanian di Aimas tersebut berlangsung sekitar 2 jam dan turut dihadiri perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Sorong.

SobatQ, menjaga kelestarian sumber daya alam hayati merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita wujudkan dengan bersama taat aturan karantina.

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.