Koordinasi Dalam Rangka Dukungan Program Swasembada

 Sorong.  Dalam mendukung suksesnya program swasembada padi, jagung, kedelai dan sapi secara nasional  yang sudah di canangkan oleh Kementerian Pertanian  dalam jangka waktu tiga tahun kedepan maka Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Sorong sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya  akan lebih meningkatkan perannya dalam rangka cegah dan tangkal hama penyakit hewan karantina (HPHK) dan organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) di wilayah Papua Barat karena Sorong adalah pintu gerbang pemasukan komoditi-komoditi pertanian yang masih beresiko dalam menularkan hama dan penyakit.

Di awal tahun 2015 koordinasi dilakukan dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Sorong dalam rangka penyampaian hasil pemantauan  pada tanaman jagung manis oleh petugas fungsional karantina tumbuhan di mana hasil pengamatan yang sudah di lakukan dari awal musim tanam sampai tumbuh jagung.  Di lihat dari gejala awal pada jagung serta hasil uji laboratorium dengan metode PCR spesimen tanaman jagung yang bergejala di Balai Besar Uji Standart Karantina Pertanian menunjukkan hasil positif penyakit  tanaman layu stewart (Pantoea stewartii). Dengan hasil tersebut koordinasi di lakukan untuk mengambil langkah-langkah nyata dalam mencegah agar kejadian ini tidak meluas ke area yang lain. Pada hari itu juga di lakukan tindakan karantina pemusnahan terhadap seluruh tanaman jagung yang menunjukkan gejala pantoea stwartii di saksikan oleh pejabat yang ada di lingkup dinas, pemilik lahan, perwakilan dari BPTP dan koordinator penyuluh pertanian kabupaten Sorong.

Leave a Reply

Your email address will not be published.