Gagalkan Penyelundupan 13 Ekor Kucing

 Sorong. Kewaspadaan dalam bertugas di lapangan memang penuh tantangan dan kejelian ini terbukti dalam kegiatan piket pengawasan pada saat KM. Dobonsolo masuk pelabuhan Sorong pada hari sabtu pagi hari (6/12). Upaya penyelundupan di lakukan dengan memasukkan 13 ekor kucing jenis Angora dan Persia dalam 3  karton buah apel layaknya membawa buah. Medik Veteriner Wilker Pelabuhan Laut Sorong,  drh. Sulistiyawati menceritakan  kronologis penyelundupan kucing bermula pada saat “saya dan tim piket melakuakan pemeriksaan rutin barang tentengan yang mencurigakan di mana 3 karton buah apel yang bagian pinggirnya ada lubang-lubang kecil ternyata ber isi kucing dan yang lebih mengejutkan lagi ternyata berisi 13 ekor” terang drh. Sulistiyawati.

Dijelaskannya sesuai dengan UU No. 16 Tahun 1992, PP No. 82 Tahun 2000 di tambah adanya keputusan Gubernur No. 86 Tahun 2004 tentang larangan pemasukan hewan penular Rabies ke wilayah Papua Barat maka hewan – hewan tersebut kami lakukan tindak karantina penahanan. Sesuai dengan prosedur yang ada kami beri kesempatan kepada pemilik untuk dilakukan penolakan ke daerah asal. Maka pada hari Rabu 10 (10/12) di pimpin langsung oleh kepala SKP Kelas I Sorong bapak Abdul Rahman, SP tindak karantina penolakan dilakukan dengan menggunakan pesawat Sriwijaya dengan tujuan langsung Surabaya. Tindakan ini dilakukan sebagai upaya cegah dan tangkal Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) yaitu Rabies di mana wilayah Papua dan Papua Barat masih dinyatakan oleh pemerintah sebagai daerah yang masih bebas dari Rabies (humas_lee).

“Mari Kitorang Jaga Papua Barat dari Ancaman Penyakit Rabies”

Leave a Reply

Your email address will not be published.