MEDIA PEMBAWA FLU BURUNG DIMUSNAHKAN

Sorong. Dalam rangka cegah, tangkal dan tersebarnya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) ke wilayah Sorong dan sekitarnya Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Sorong kembali melakukan kegiatan penahanan dan pemusnahan  5 ekor burung kenari  dari Surabaya, 1 ekor entog dan 4 ekor ayam Filipina asal Ambon melalui KM. Gunung Dempo, 2 ekor ayam aduan jenis bangkok dari Makassar melalui KM. Lambelu, serta 3 ekor ayam kampung dari Ambon melalui KM. Nggapulu. Hewan-hewan tersebut tidak dilengkapi sertifikat kesehatan hewan dari daerah asal sehingga dilakukan tindakan penahanan. Setelah diberi waktu yang telah ditetapkan pemilik tidak bisa melengkapi dokumen yang dipersyaratkan dan tidak menggurus tindakan penolakan, maka dilakukan tindakan pemusnahan. Penyakit  flu burung hingga saat ini masih menjadi ancaman karena sifatnya yang zoonosis dan masih sering terjadi kasus kematian akibat flu burung di daerah lain di luar Papua Barat. Dalam kegiatan pemusnahan ini turut hadir beberapa saksi yaitu dari kepolisian kawasan pelabuhan laut Sorong, petugas KPLP pelabuhan laut Sorong dan wartawan dari media massa setempat yang ikut menyaksikan dan meliput kegiatan pemusnahan.  

                   

Pada kesempatan ini kepala SKP Kelas I Sorong Bapak Abdul Rahman, SP turut menyaksikan tindakan pemusnahan yang dilakukan di Incenerator, dihadapan saksi dan media massa beliau menyampaikan bahwa tindakan pemusnahan ini merupakan jalan terakhir yang dilakukan terhadap media pembawa HPHK yang dimasukkan ke Sorong dan sekitarnya yang tidak dilengkapi sertifikat kesehatan hewan dari daerah asal. Beliau juga berkata bahwa sebelum dilakukan pemusnahan sebenarnya pemilik masih diberi kesempatan untuk melengkapi dokumen, jika tidak bisa melengkapi dokumen  diberi opsi penolakan. (heroe-humas) 

Leave a Reply

Your email address will not be published.