PENOLAKAN 10 TON MEDIA PEMBAWA OPTK

 
 

Sorong. Dalam rangka mencegah masuk dan tersebarnya organisme pengganggu tumbuhan Karantina (OPTK) serta menjamin kemanan komoditas tumbuhan yang akan dilalulintaskan maka Karantina Pertanian Sorong melakukan tindakan karantina penolakan media pembawa tumbuhan (beras) milik PT.PSS di KMT. Sele. Media pembawa tersebut berasal dari daerah Jakarta yang diangkut dengan menggunakan kapal kargo KM. Bahari 20 (kapal perusahaan tambang minyak dan gas yang ada disorong).  Alasan dari penolakan media pembawa tersebut karena media pembawa tumbuhan (beras) dalam kondisi tidak layak konsumsi, berbau tidak sedap (busuk), berjamur dan basah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dilapangan, maka direkomendasikan untuk ditolak. Untuk menguatkan hasil pemeriksaan dilapangan petugas fungsional dalam melakukan pemeriksaan didampingi petugas PT.PSS dan manajer camp catering PT. Petrochina international bermuda sorong. Pada tanggal 13 Mei 2014 dilakukan penolakan media pembawa (tumbuhan) beras dengan volume 10 ton (10.000kg) milik PT.PSS kedaerah asal Jakarta dengan menggunakan alat angkut KM. Bahari 20 disaksikan oleh petugas fungsional karantina tumbuhan, petugas kewasdakan dan perwakilan dari PT. PSS sebagai pemilik serta Manajer Camp Catering dari pihak PT. Petrochina sorong (soq).

Leave a Reply

Your email address will not be published.