PENGAWASAN 600 SAPI BIBIT DARI MATARAM

 

Sorong. Melanjutkan kegiatan pengadaan sapi bibit jenis bali atas dana on top dari Presiden Republik Indonesia di tahun anggaran 2014 ini Pemerintah daerah Provinsi Papua Barat dalam hal ini Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui pihak ketiga yang di tunjuk mendatangkan sapi bibit dari Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB). Untuk tahap pertama dengan jumlah 600 ekor yang terdiri dari 550 ekor betina dan 50 ekor jantan, dengan menumpang KM. Permata Abadi yang rencana kedatangan hari senin tanggal 9 Juni 2014 ternyata baru tiba tanggal 11 Juni 2014 di karenakan adanya hambatan cuaca yang kurang bersahabat.

Sesuai dengan permohonan pemeriksaan karantina (PPK), petugas fungsional Karantina Hewan Karantina Pertanian Sorong siap melakukan Tindak Karantina 8 P sesuai dengan peraturan dan SOP yang ada. Pemeriksan keabsahan dokumen dan fisik sapi pada saat kegiatan pembongkaran di lakukan dengan seksama dan didapat 8 ekor (7 betina 1 jantan) mati di dalam alat angkut tetapi tidak menunjukkan gejala klinis penyakit selanjutnya sapi bibit di perintahkan untuk masuk ke dalam Intalasi Karantina Hewan (IKH) UD. Tani Maju yang sudah di tetapkan oleh Kepala Badan Karantina Pertanian untuk di lakukan tindakan karantina selanjutnya sesuai dengan waktu masa karantina. Upaya ini dilakukan untuk cegah tangkal HPHK yang kemungkinan masih bisa di bawah oleh ternak tersebut. Pengambilan spesimen 100% dilakukan untuk diagnosa ulang terhadap Brucellosis, sp, (masa inkubasi 30 hari) walaupun dalam hasil laboratorium yang ada telah bebas dari penyakit tersebut (lee).

Leave a Reply

Your email address will not be published.