PELEPASAN SECARA SIMBOLIS OLEH GUBERNUR PAPUA BARAT INDUKAN SAPI BIBIT JENIS BALI

SORONG.
Setelah melalui masa karantina selama 14 hari sapi bibit indukan jenis bali yang datang dari Pare-pare Sulawesi Selatan dapat di lakukan pembebasan. Kegiatan ini di tandai dengan seremonial pelepasan oleh Gubernur Papua Barat Bapak Abraham Oktavianus Atururi pada hari sabtu, 19 Oktober 2013 di Instalasi Karantina Hewan Milik Bapak Sri Widodo yang disaksikan langsung oleh seluruh Kepala Dinas Peternakan dan kesehatan Hewan Kota/Kabupaten yang ada di Provinsi Papua Barat dengan di tandai penyiraman air kembang. Dalam arahan yang di sampaikan oleh Gubernur Papua Barat bahwa kegiatan pengadaan indukan sapi ini merupakan bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia untuk masyarakat Papua Barat dalam membantu pengembangan ternak sapi, memenuhi kebutuhan daging sapi yang semakin meningkat serta membantu mensukseskan swasembada daging sapi. Wilayah Papua Barat memiliki lahan yang sangat luas dan potensial untuk pengembangan padang gembalaan (Ranch) sapi potong yaitu Distrik Kebar di Kabupaten  Manokwari dan Distrik Bomberay di Kabupaten Fak-fak sehingga nantinya dapat membantu pemerintah dalm ketergantungan importasi daging.

Selama masa karantina kegiatan pemeriksaan dan perlakuan sudah dilaksanakan sepenuhnya oleh tim dari Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Sorong, pengambilan spesimen 100 % untuk ulas darah dan serum dilakukan untuk pemeriksaan Bacillus Anthracis dan Brucella Abortus. Hasil pemeriksaan di dapatkan hasil negatif Bacillus Anthracis dan 3 ekor Positif Brucella Abortus,  3  ekor yang positif langsung dilaksanakan tindakan Pemusnahan. Semoga dengan kegitan ini masyrakat akan lebih sadar akan pentingnya tindakan Karantina untuk menjamin bahwa ternak yang dbagikan nanti sehat dan sudah bebas dari penyakit menular.

 

Gambar 1. Bapak Gubernur Melakukan Sambutan dan Doa Singkat Sebelum pelepasan

 

 

Gambar 2. Pelepasan secara resmi dengan di tandai Penyiraman Air Kembang

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.